Tuesday, March 31, 2015

Kau, Jadilah Teman Hidupku

Apa berlebihan bila aku merindumu setiap waktu?

"Kau tahu sayang.....aku benci berjauh-jauh darimu. 
sebab kau seperti udara bagiku, aku sulit bernafas tanpamu"
-Jangan kau pikir aku bermain kata sayang, saat ini aku sesak sendiri (Fasih Radiana)

Baru sehari aku tanpamu, sudah merasa jadi orang yang paling awam soalmu.
 Jujur saja, aku justru takut jadi pecandumu. 
Aku begitu takut tak bersinggungan dengan pelukmu. 
Aku tahu, aku betul-betul tahu sedalam apa aku jatuh disudut hatimu. 
Disana, aku tak bisa bertahan sendirian. 
Aku yang tiba-tiba jadi begitu lemah tanpa genggammu, aku yang jadi lemah bila melangkah tak dijejakmu.

"Dan kini kau adalah bagian yang melekat ditulangku. Aku hilang kendali tanpamu" (Fasih Radiana)
Ternyata ada rindu yang datangnya setiap hari, ingin denganmu setiap waktu.
Lalu dengan cara apalagi melunasinya. 
Sebab pun kuhabiskan seharian bersamamu tak juga membuat rindunya luruh dalam ruang yang sama. 
Jadi, bagaimana mungkin aku bisa berjarak, sedang renjana mengutuk purnama bila tak terang direngkuhku. 
Ah, lalu bagaimana caranya aku mengisi sepi saat diam-diam kau menggeser langkahmu menjauhiku. Untuk alasan apapun sayang...
.jangnan menoleh kearah manapun kecuali kembali menatapku.


"kau pasti tau, aku takkan pernah rela membagimu dengan suatu apapun. kau harus tahu, hanya aku yang boleh memiliki cintamu.
- Dalam cinta, kupikir sah-sah saja menjadi satu-satunya (Fasih Radiana)


Pernahkan sejenak saja kau renungkan betapa aku gelisah menunggumu menjadi yang sah untuk kucintai sejak pagi sampai dini hari?
 katamu dalam lirik lagu, kan kaujelang bahagia bersamaku. 
Tapi bisakan barang sebentar, kau coba yakinkan aku ketika ragu tiba-tiba mengganggu?
 maukah memaklumiku yang sewaktu-waktu mengais-ngais masa lalumu, sebab terkadang ada luka menyayat-nyayat dadaku mengingat -ingat dirimu yang dulu.


"Jangan pernah lepaskan apa yang sudah kau genggam sayang. sebab sekali kau tinggalkan, ia tak sudi lagi kembali kepelukan"
-Meski dalam cinta, pun berkali-kali disakiti tetap saja diampuni (Fasih Radiana)

Tak perlu berjanji untuk menetap disisi.
Aku sadar betul kau tetap manusia biasa. 
Kita hanya bisa berencana, selebihnya kuasa tuhan yang berbicara. 
Aku sadar betul, berkali-kali kuingatkan pada hatiku untuk tidak terlalu bergantung dijarimu. 
Hanya saja ternyata sulit bagiku tak berada didekatmu. 
Punsemisal jarak dibentang, lalu kita bersebrangan, jangan pernah jauhkan juga hatimu, jadi jangan pernah hentikan hal-hal kecil yang kau lakukan denganku.
 Sebab yang sederhana itu....awal mula dari "KITA"

111213:03.33 -Aku masih mengingatmu, katamu, jangan pernah tinggalkan aku meski ternyata aku tak seperti yang kau mau. sebab (jikapun) kecewa bukan alasan untuk meninggalkan, bukan?

Sumber: http://fasihradiana.blogspot.com/2013/12/kau-jadilah-teman-hidupku.html



No comments:

Post a Comment